20/10/2009
Ingat-ingatlah lima aturan sederhana untuk menjadi bahagia ( The simple way to happy ) : 
1. Bebaskan hatimu dari rasa benci ( released your hate ).
2. Bebaskan pikiranmu dari segala kekuatiran. ( released your worry minded ).
3. Hiduplah dengan sederhana ( simple life behavior )
4. Berikan lebih banyak (give more)
5. Jangan terlalu banyak mengharap (expect less
Posted at 20/10/2009 04:53 AM | (0) comments | Report abuse
Tag: be happy

25/05/2009
Kelola Energi kita ! "Energilah faktor utama tingginya kinerja, bukan waktu"
-Jim Loehr & Tony Schwartz, penulis "The Power of Full Engagement"-
Saya sering menjumpai orang yang merasa bangga sekaligus memelas terkait dengan ketergantungannya pada jam kerja yang berlebihan. Orang ini tampaknya bermasalah dengan waktu, tapi lebih-lebih sebenarnya mereka punya masalah dengan energinya. Dari mereka, ada yang berkomentar, "Waduh, kalau tidak ngelembur, pasti pekerjaan saya tidak bakal beres." Komentar lain, "Namanya juga kerja di perusahaan kami, kalau enggak lembur, rasanya belum jadi karyawan yang sesungguhnya" atau " Kalau enggak pukul sembilan malam, belum bisa pulang. Kadang Sabtu dan Minggu juga masuk kantor." Memang, tidak ada yang mampu menghentikan waktu. Sementara itu, banyak orang yang terobsesi dengan waktu sebagai tolok ukur produktivitas. Seolah-olah orang yang sudah menghabiskan banyak waktu, dengan sendirinya dinilai sebagai orang produktif. Inilah salah kaprah yang banyak terjadi dalam konteks 'bekerja' sekarang. Orang berlomba-lomba mengelola waktu. Padahal, yang sebenarnya fundamental adalah mengelola energi untuk bekerja. Ada kisah menarik. Seorang manajer perempuan terbiasa bekerja hingga larut malam. Biasanya, dia baru hengkang dari kantor pukul sembilan atau 10 malam. Bisa jadi, dia adalah orang yang gila kerja (workalholic) . Kebiasaan ini dia bawa sampai ketika menikah. Suaminya pun sempat melayangkan ultimatum. "Kamu pilih kerja atau keluargamu? Kalau kamu tetap pulang selarut itu, lebih baik kamu berhenti bekerja! Toh penghasilan saya bisa lebih dari cukup buat menghidupi kamu. Saya ijinkan kamu bekerja maksimal sampai pukul enam sore. Sadarlah, keluarga kamu membutuhkanmu, " keluh suaminya. Perempuan karir itu pun akhirnya mendengarkan opini suaminya. Akhirnya, dia mengaku, sejak mendapat ultimatum itu dia berusaha menata dan mengatur lagi energinya dalam bekerja. Dia merasa tidak lagi membuang-buang energi untuk suatu yang sia-sia. Dia bercerita, sudah hampir 1,5 tahun bisa pulang ke rumah on time! Malah, bisa pulang dan menyelesaikan pekerjaan sebelum pukul enam sore. Dia pun merasa punya banyak waktu buat keluarga. Mereka pun bahagia. Nah, dalam mengelola energi, prinsipnya bukan berapa banyak waktu yang dihabiskan. Tetapi, berapa banyak energi yang dicurahkan dalam mengerjakan sesuatu pekerjaan. Jadi, seorang yang bekerja dua jam saja tetapi dengan energi 100%. Itu sama efektifnya dengan mereka yang bekerja empat jam, tetapi hanya mempunyai energi 50%. Artinya, lamanya waktu bekerja tidak selalu berbanding lurus dengan produktivitas kerja. Waktu lama tidak identik dengan kerja produktif. Karena itu, tantangannya adalah bagaimana dengan waktu terbatas, orang mampu mengerjakan banyak hal sesuai target dan dikerjakan dengan sebaik mungkin. Pada titik inilah, manajemen energi menjadi penting. Orang mampu bekerja baik jika mempunyai energi yang berlimpah. Bekerja dengan total energi, itulah kuncinya.
3 Tips penting… Ada tiga tips penting untuk mengelola energi ini. Hal ini diinspirasikan dari jawaban atas pertanyaan yang banyak muncul dalam workshop Kecerdasan Emosional yang saya fasilitasi.
Yakni,
Pertama, menghindari banyaknya kebocoran emosi. Kebocoran emosi terjadi bila hati kita tinggal separuh saat mengerjakan tugas. Kita bekerja dengan setengah hati. Inilah yang terjadi saat tubuh beraktivitas, tetapi pikiran dan hati kita melayang ke tempat lain. Akibatnya, kita tidak bisa fokus bekerja. Pekerjaan yang dikerjakan dengan semangat setengah-setengah juga akan menghasilkan buah yang setengah-setengah juga. Banyak eksekutif sukses karena kemampuan mereka mengatasi kebocoran emosi ini. Mereka bekerja dengan hati, pikiran, dan raga yang total 'hadir' berada di tempat dia bekerja. Dalam pepatah Latin disebut Age Quod Agis, bekerja dengan totalitas penuh!
Kedua, kemampuan untuk tidak menunda-nunda pekerjaan. Sifat menunda-nunda pekerjaan (procrastination) merupakan kebiasaan yang bisa menghabiskan banyak energi kerja kita. Setelah ditunda, justru pekerjaan akan semakin susah diselesaikan. Pekerjaan lain menyusul dan akhirnya menumpuk. Bahkan, orang yang cenderung menunda pekerjaan justru akhirnya tidak mengerjakan apa-apa. Dalam bukunya Eat the Frog, Brian Trcay menyarankan justru pekerjaan yang sulit (diibaratkan seperti katak paling besar dan jelek) yang harus ditangani dulu, sehingga pekerjaan yang sulit menjadi lebih mudah diselesaikan. Kita dituntut mampu membuat prioritas pekerjaan. Semakin sulit dan menyebalkan, sebaiknya ditangani dulu. Sebab kalau tidak, mungkin akhirnya tidak akan pernah kita sentuh lagi.
Ketiga, tidak menunggu waktu yang tepat untuk memulai. Banyak orang menunda dan mempersiapkan pekerjaan secara bertele-tele. Mereka menunggu mood datang. Padahal datangnya mood tidak bisa ditebak. Tidak ada waktu yang tepat selain memaksa untuk memulainya. Kalaupun tidak merasa nyaman, mulailah dengan standar rendah dengan mencoba membuat draft terlebih dahulu. Perlahan-lahan barulah dipoles menjadi sempurna. Kita belajar dari seorang penulis. Seorang penulis tidak bisa disebut penulis jika tidak menulis. Tulisan tidak bakal jadi, jika tidak mulai menulis. Penulis yang hanya menunggu mood, tidak akan produktif menghasilkan tulisan. Harus ada disiplin. Di sini, diperlukan sikap contra agere, melawan kencenderungan negatif. Kalau cenderung menunda pekerjaan, lawanlah dengan mengerjakannya dengan total.
Alangkah nyamannya kalau dengan waktu yang relatif singkat, kita mampu menyelesaikan banyak hal dari pekerjaan kita. Bayangkan seandainya kita mampu mulai mengelola energi kita dengan baik. Selain pekerjaan kita selesai, kita juga punya waktu untuk keluarga dan kehidupan pribadi kita. Mengertikah kita sekarang, mengapa pengelolaan energi adalah pegelolaan atas kualitas hidup kita? Sekali lagi, kualitas hidup kita tergantung dari energi yang kita kelola!
Sumber: Kelola Energi kita! oleh Anthony Dio Martin ..-Jens Lehmann Inc.-
Posted at 25/05/2009 09:58 AM | (10) comments | Report abuse
Tag: kelola energi

30/04/2009

NLP 2 : Pray ( Doa )

Pikiran rupanya bisa dimanipulasi ( positip meaning ), Di NLP diajarkan caranya, yakin :

1. memperbaiki postur tubuh.

Rupanya Postur tubuh kita mempengaruhi dan dipengaruhi pikiran.

Jadi kondisi senang dan semangat postur tubuh kita cenderung tegap dgn pandangan mata sedikit keatas.

Bila dalam kondisi gagal, maka postur tubuh kita terkulai lemas ( Slump ), dan pandangan mata cenderung ke bawah.

2.Merubah Fokus pada pikiran.

Rupanya Fokus pada pikiran kita juga dapat kita ubah sesuai kondisi, bila terfokus ke masalah maka moodnya akan tidak resourceful, tapi kalau kita ubah fokus ke solusi maka semangatnya akan timbul.

3. Ucapan atau perkataan baik diucapkan langsung maupun diucapkan dalam pikiran harus bermakna positip.

Rupanya perkataan yang negatif bisa menurunkan semangat, contoh : saya selalu gagal, dgn mengucapkan kalimat demikian otomatis semangat kita akan turun dan cenderung pasif. maka kita harus ubah menjadi bagaimana supaya saya bisa berhasil?. kan terasa beda dengan kalimat kedua ini, kita akan lebih bersemangat.

Bila kita renungkan sedikit, maka kita segera sadar bahwa secara tidak langsung para Nabi dan Orang bijak selalu mengajarkan kita BERDOA kalau ada masalah. Karena secara tidak langsung ketiga trik di atas terpakai pada waktu kita berdoa.

Oke, semoga sukses selalu bersama kita semua....be happy

 
Posted at 30/04/2009 10:06 AM | (2) comments | Report abuse
Tag: nlp part.2 the way for resourc

24/03/2009
Health:
 
1. Drink plenty of water.
2. Eat breakfast like a king, lunch like a prince and dinner like a beggar.
3. Eat more foods that grow on trees and plants and  eat  less food that is manufactured in plants.
4. Live with the 3 E's -- Energy, Enthusiasm, and  Empathy.
5. Make time to practice meditation, yoga, and prayer.
6. Play more games.
7. Read more books than you did in 2008.
8. Sit in silence for at least 10 minutes each day.
9. Sleep for 7 hours.
10. Take a 10-30 minutes walk every day. And while you  walk, smile.
 
Personality:
 
11. Don't compare your life to others'.  You have no idea what their journey is all about.
12. Don't have negative thoughts or things you  cannot  control.  Instead invest your energy in the positive present  moment.
13. Don't over do. Keep your limits.
14. Don't take yourself so seriously. No one else  does.
15. Don't waste your precious energy on gossip.
16. Dream more while you are awake..
17. Envy is a waste of time. You already have all you  need.
18. Forget issues of the past.  Don't remind your partner with his/her mistakes of  the  past. That will ruin your present happiness..
19. Life is too short to waste time hating anyone.  Don't hate others.
20. Make peace with your past so it won't spoil  the  present.
21. No one is in charge of your happiness except you..
22. Realize that life is a school and you are here to  learn.  Problems are simply part of the curriculum that appear and fade away like algebra class but the lessons you learn  will  last a lifetime..
23. Smile and laugh more.
24. You don't have to win every argument. Agree to disagree.  Society:
25. Call your family often.
26. Each day give something good to others.
27.. Forgive everyone for everything.
28. Spend time with people over the age of 70 &  under  the age of 6.
29. Try to make at least three people smile each day.
30. What other people think of you is none of your  business.
31. Your job won't take care of you when you are  sick.  Your friends will. Stay in touch.
 
Life:

32. Do the right thing!
33. Get rid of anything that isn't useful,  beautiful or joyful.
34. GOD heals everything.
35. However good or bad a situation is, it will  change.
36. No matter how you feel, get up, dress up and show  up.
37. The best is yet to come.
38.. When you awake alive in the morning, thank GOD for  it.
39. Your Inner most is always happy. So, be happy.


Last but not the least:
 
40. Please Forward this to everyone you care about

Posted at 24/03/2009 10:05 AM | (0) comments | Report abuse
Tag: healthy tip's

24/03/2009

Pola Pikir?.

Pikiran Memiliki 3 Pola, yakni :

1. Deletion : memotong atau menghapus.

Dua juta byte per second informasi yang bisa di terima otak. Luar biasa Bukan.

Tapi jgn lupa, 99.999% diterima oleh alam bawah sadar kita. hanya 7 +/- 2 infomasi yang diterima alam sadar kita.

Karena begitu banyak informasi maka banyak yang langsung di potong/dibuang oleh pikiran kita.

Itu Baik, tapi kadang yang kita fokus malah yang negatip dan yang dihapus malah yang positip.

2. Distorsion : disimpangkan atau didramalisis.

Pikiran kita ada kecenderungan utk menyimpangkan informasi yang diterima mungkin  dgn maksud heboh atau kebodohan.

Contoh yang sering terjadi, waktu kita bekerja sebagai sales, mungkin cuma di tolak 1 atau 2 kali, pikiran kita bisa distorsikan dengan berkata aku udah gagal beratus-ratus kali ( Luar Biasa kan penyakit Distorsi ini ).

Distorsi harus di jaga karena kalau ke negatif akan melemahkan semangat kita untuk berusaha.

3. Generalizasion : penyama-rataan.

Pola pikiran yang ketiga ini juga Luar Biasa, suatu kejadian yang lampau mungkin menyakitkan / trauma akan terbawa terus menerus.

Mungkin pengalaman & berjalannya waktu dapat memperbaiki pola ini.

Contoh: seorang anak kecil karena kejadian menaiki bangku yang patah dan terjatuh, sakit,& trauma, pikiran akan mengeneralisasikan, sehingga apabila melihat bangku yang mirip aja dia akan takut menaikinya.

Dengan Mengetahui Pola di pikiran kita maka kita bisa mengunakannya utk hal2 yang bermanfaat.

Sukses buat kita semua,

salam, sudarman

 

Posted at 24/03/2009 09:52 AM | (2) comments | Report abuse
Tag: nlp

13/02/2009
Melakukan secara terus menerus dengan target yang jelas maka harusnya hidup penuh kesuksesan
Posted at 13/02/2009 07:17 AM | (6) comments | Report abuse
Tag:

13/02/2009
kesinambungan, tekad, & disiplin dalam menjalani kehidupan
Posted at 13/02/2009 07:15 AM | (25) comments | Report abuse
Tag:
Total visits: 845

About Me
sudarman88 
Male, 41
Jakarta
Indonesia (+62)

Blog Archive


Latest Comments
06/08/2009 sudarman88 commented on Kelola Energi kita ! "Energilah faktor utama tingginya kinerja, bukan waktu" :
Om sering dengar kata2 bijak beliau di Pas FM, Bpk Tanadi santoso masih muda tapi cukup bijak dengan ceramah yg inpiratif. Kasetnya kan di jual Rp.40.000,- bisa dibeli di Pas FM.
23/07/2009 ekohadik commented on Kelola Energi kita ! "Energilah faktor utama tingginya kinerja, bukan waktu" :
Om tau nggak pakar seminar yang kata-katanya berbobot kayak kata-kata Om namanya Tanandi Santoso....Nih Situsnya
23/07/2009 Meyliana commented on meditation:
Thank's atas info yg bermanfaat ..tapi sementara kubelum terpikir kearah sana Dulu Om. maklum waktuku sedang terfokus kearah M...salam sejatra selalu buat Om..
07/07/2009 sudarman88 commented on meditation:
Mey, bgm kalo kamu ikut meditasi. coba broshing www.dhamma.org, ada form dan isi tulis recommen sudarman

My Favourite Blogs

My Blog Favourited By